Telkom Sebut Kabel Menjuntai yang Nyaris Tewaskan Luthfi Simanjuntak Bukan Milik Mereka, Ini Katanya

PT Telkom membantah kabel yang jerat leher pengendara motor bernama Luthfi Simanjuntak miliknya.

Menurut General Manager Witel Medan, Agung Tri Cahyono pihaknya telah melakukan investigasi untuk memastikan kepemilikan kabel tersebut.

“Tim teknis yang bertugas dari Telkom Akses Medan dan Witel Medan segera melakukan investigasi dan pengecekan ke lokasi, sebagaimana informasi yang beredar di sosial media,” kata Agung kepada Tribun-medan, Kamis (29/2/2024).

Katanya, dalam investasi tersebut pihaknya menemukan bahwa kebel yang menjerat leher pengendara yang nyaris tewas itu bukan milik mereka.

“Setelah melakukan investigasi dan pengecekan hasilnya, kabel yang diduga menjerat korban dipastikan bukan milik Telkom,” sebutnya.

“Melihat kondisi pada lokasi terjadinya peristiwa kecelakaan tersebut, dapat dipahami bahwa banyak kabel provider milik operator telekomunikasi dan internet yang dipasang melintasi wilayah itu,” sambungnya.

Namun, saat disinggung terkait kabel tersebut milik siapa Agung mengaku tidak mengetahuinya.

“Kalau itu kabel milik siapa kita nggak periksa. Karena kita langsung fokus ke perangkat kita sewaktu info itu sampe ke kita,” bebernya.

Kemudian, soal tiang kabel yang berdiri di lokasi kejadian, ia juga mengaku bukan milik dari PT Telkom.

“Kita juga kurang tahu. Tapi itu bukan milik telkom,” ujar Agung.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihaknya terus berusaha untuk memberikan layanan terbaik melalui perangkat dan aset-aset yang dimiliki.

“Oleh karena itu, Telkom selalu mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa merugikan masyarakat dan juga perusahaan,” bebernya.

Meski demikian, pihaknya juga turut perihatin terkait kejadian kecelakaan yang menimpa korban bernama Luthfi Simanjuntak.

“Sehubungan dengan adanya peristiwa kecelakaan pengendara motor yang diakibatkan oleh kabel yang menjuntai, ⁠Telkom turut prihatin,” ungkapnya.

Sebelumnya, Seorang pengendara motor bernama Luthfi Simanjuntak, nyaris tewas usai lehernya terjerat kabel yang mejuntai di tengah jalan.

Kejadian itu terjadi di Jalan Williem Iskandar, Kecamatan Medan Tembung, tepatnya di simpang 4 Unimed, pada Jumat (23/2/2024) sekira pukul 17.00 WIB.

Saat diwawancarai, Luthfi menceritakan kronologis kejadian yang menimpanya. Sore itu, ia berangkat dari rumah hendak menjemput istrinya yang sedang bekerja.

Dengan menggunakan sepeda motor, dia pun melaju melintasi jalan yang biasanya dilaluinya.

Namun, saat melintas di lokasi kejadian ia pun tidak menyadari adanya kabel menjuntai di tengah jalan. Lalu, tanpa sadar dirinya tiba-tiba terjatuh dari atas sepeda motor.

“Tidak ada tanda-tanda yang saya tahu saya langsung terkapar di aspal. Saya terkejut nggak tahu terlilit kabel,” kata Luthfi kepada Tribun-medan, Rabu (28/2/2024).

Katanya, waktu itu dia sempat mengira kendaraannya ditabrak oleh pengendara lain, hingga dirinya terjatuh.

“Saya kira ketabrak, saya syok. Pengendara lain berhenti ada yang teriak ‘mati itu, putus lehernya’, spontan sekujur tubuh saya kebas, saya pegang leher saya rupanya sudah berdarah,” sebutnya.

Saat sudah sadar, ia pun mencoba meminta pertolongan oleh warga yang sedang mengerumuninya.

Namun, tak ada seorang pun yang membantunya. Malahan, para warga ini hanya merekamnya menggunakan kamera handphone.

“Saya balik badan sudah banyak yang merekam, saya minta nggak ada yang merespon. Jadi saya tergelak beberapa waktu di jalan,” ungkapnya.

Luthfi mengatakan setelah beberapa saat tergeletak barulah ada dua orang warga mencoba menolongnya.

Kemudian, ia pun dievakuasi ke pinggir jalan. Dalam keadaan leher yang berdarah, dia pun masih mencoba mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi.

“Begitu diangkat saya tanya kenapa, siapa yang nabrak saya. Mereka bilang tenang saja dibawa saya ke pinggir. Tiba-tiba ada teriak, ‘tahan mobilnya’,” ujar Luthfi sambil mengingat kejadian tersebut.

Dia pun terus mendesak warga, untuk memberitahukan kepadanya apa yang sebenarnya terjadi.

Di situ, ia mendapatkan informasi bahwa sebelum kejadian. Ada mobil boks yang menabrak kabel tersebut hingga menjuntai ditengah jalan.

Lalu, ia menabrak kabel tersebut hingga terkapar.

“Setelah saya desak, barulah dibilangnya kalau saya terlilit kabel, tadi ada mobil boks menabrak kabel. Mobil ini katanya milik Indomaret,” bebernya.

Kemudian, ia pun meminta para warga untuk membawanya ke klinik terdekat agar bisa luka dilehernya diobati.

“Sakit kali leher saya, saya minta diantarkan ke klinik,” ungkapnya.

Lalu, dengan menggunakan becak barang ia pun langsung dilarikan oleh warga ke klinik terdekat.

Ternyata, karena lukanya cukup para dari klinik dia pun dirujuk ke Rumah Sakit Pirngadi Medan.

“Diperjalanan saya minta warga untuk menghubungi istri saya. Lalu, saya di rujuk ke Pirngadi,” ujarnya.

“Di sana langsung ditangani oleh dokter bedah. Luka saya melingkar di leher hampir full, 90 persen. hanya ada beberapa senti yang tidak kena,”

“Lukanya ini sama seperti luka bakar, mungkin karena terjadi gesekan kabel dengan leher saya,” sambungnya.

Saat di rumah sakit, dia pun mencoba menghubungi teman-temannya, untuk datang ke lokasi kejadian dan menahan mobil boks yang menabrak kabel tersebut.

Namun, setiba teman-temannya di sana mobil dan sopirnya sudah tidak ada lagi di lokasi.

Katanya, di lokasi kabel berserakan tersebut tampak sejumlah orang memakai baju seragam Telkom sedang memperbaiki kabel.

Ia menduga kuat, kabel tersebut merupakan milik Telkom.

“Menurut teman-teman saya, di lokasi ada petugas Telkom merapikan kabel,” katanya.

Akibat kejadian itu, Luthfi yang merupakan warga Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, ini juga masih menjalani perawatan.

Ia dan keluarga juga masih kesulitan untuk biaya pengobatan karena sejauh ini tidak ada yang bertanggungjawab atas kejadian itu.

“Saya coba mengajukan BPJS, tapi di tolak karena ini kan kecelakaan. Jadi saya coba klaim ke Jasa Raharja juga, katanya ini masuk kategori laka tunggal,” bebernya.

“Petugas kepolisian menyarankan, harus menuntut mobil boks dan pemilik kabel. Cuma itu, kendaraan saya harus di tahan jadi barang bukti,”

“Kita takut, kan semuanya itu butuh biaya. Tujuan saya membagikan ke media sosial, cuma ingin menyuarakan biar jangan ada korban lagi,” tambahnya.

Terkait kejadian ini, Tribun-medan masih berupaya mengkonfirmasi ke pihak Telkom karena diduga kabel tersebut milik mereka.

4 Pencuri Alat Berat Ditangkap Polres Taput, Tersangka Diringkus dari Persembunyiannya di Salembo

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tapanuli Utara meringkus 4 orang pelaku pencurian alat berat jenis Backhoe Loader.

Ke empat pelaku yakni: pertama, VAB (39 ), warga Jalan Tarutung Nomor 44, Desa Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara, Kodya Sibolga. Kedua, DS (53), warga Jalan Sutan Sumurung, Desa Hutatoruan IV, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput. Ketiga, BS (27), warga Hutanamora, Desa Lobu Hole, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Taput. Keempat, APS (49), warga Desa Siraja Hutagalung, Kecamatan Siatas Barita, KabupatenTaput.

Kasi Humas Aiptu Walpon Baringbing membenarkan penangkapan keempat pelaku.

“Pertama sekali berhasil di tangkap yaitu tersangka VAB. VAB ditangkap, Sabtu (24/2/2024) dari tempat persembunyiannya di daerah Selambo Medan,” ujar Aiptu Walpon Baringbing, Rabu (28/2/2024).

“Setelah tersangka VAB di periksa lalu berkembang keterangan dan mengakui bahwa ketiga tersangka lain turut serta melakukan pencurian tersebut,” tuturnya.

Pada Senin (26/2/2024), ketiga tersangka lain diciduk Satreskrim dari kediaman masing-masing.

Penangkapan ke 4 orang tersangka ini dilakukan, atas laporan pengaduan korban JPM (40), warga Jalan Raja Johanes, Desa Hutatoruan I, Kecamatan Tarutung di Polres Taput pada tanggal 15 Januari 2024 yang lalu.

Dalam laporanya, pada tanggal 23 November 2023, JPM menitipkan 1 unit alat berat jenis Bakchoe Loader miliknya di sebuah gudang yang berada di Jalan Sutan Sumurung, Kecamatan Tarutung dalam keadaan rusak.

Pada tanggal 12 Januari 2024, JPM kembali ke gudang tersebut hendak memperbaiki alat berat tersebut. Setelah tiba di gudang ternyata Bakchoe Loader yang dititip tersebut sudah hilang dan gudang pun terbuka.

JPM sempat mencari-cari informasi atas hilangnya barang tersebut namun tidak nendapat informasi sehingga melapor ke Polres Taput.

“Setelah dilakukan penyelidikan lalu identitas para pelaku teridentifikasi dan selanjutnya di lakukan penangkapan,” terangnya.

“Dalam keteranganya, para pelaku mengakui bahwa alat berat tersebut di curinya pada Kamis (11/1/2024) pukul 01.00 WIB,” ungkapnya.

“Alat berat tersebut di angkut dengan menggunakan mobil crane dan menjualnya ke Medan khusus untuk penampung alat berat yang rusak,” sambungnya.

“Alat berat tersebut di jual dengan harga Rp 5 ribu per kilogram. Sehingga totalnya Rp 36 juta dan uangnya dibagi-bagi,” tuturnya.

Ia sampaikan, keempat pelaku saat ini masih pemeriksaan intensif di Unit Reskrim Polres Taput untuk pengembangan.

PEKERJAAN Sabda Ahessa, Dituding tak Kembalikan Uang Wulan Guritno Rp396 Juta, Kini Digugat Mantan

Sabda Ahessa menjadi sorotan usai dikabarkan memacari Wulan Guritno.

Keduanya diketahui terpaut usia 15 tahun.

Namun kini hubungan Sabda Ahessa dan Wulan Guritno dikabarkan kandas.

Wulan Guritno meminta sang mantan pacar mengembalikan dana talangansebesar Rp 396,15 juta.

Uang itu Wulan Guritno keluarkan untuk membiayai renovasi rumah Sabdayagra saat mereka masih pacaran di Jakarta Selatan.

Bukan hanya itu, Wulan Guritno juga meminta sang mantan pacar membayar ganti rugi sebesar Rp 100 juta.

Wulan Guritno juga meminta sang mantan kekasih membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 10 juta untuk setiap hari keterlambatan melaksanakan isi Putusan dalam Perkara a quo.

Gugatan Wulan Guritno terhadap Sabdayagra Ahessa diketahui muncul di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mengutip SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, gugatan Wulan Guritno tercatat dengan nomor perkara 5/Pdt.G.S/2024/PN JKT.SEL dengan tergugat Sabdayagra Ahessa.

Kuasa hukum Wulan Guritno, Ficky Fernando membenarkan hal tersebut.

Ficky menyampaikan gugatan yang dilayangkan Wulan bermula dari putusnya hubungan asmara keduanya.

Wulan dan Sabda diungkapkannya sepakat untuk mengembalikan seluruh pemberian keduanya, termasuk uang renovasi rumah Sabda di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Namun janji tinggal kenangan.

Berulang kali Wulan meminta agar uang renovasi dibayar, Sabda tak kunjung mengembalikan uang sejak 2023.

“Awalnya mereka sudah mau kejenjang serius, karena itu awalnya Wulan dan Sabda sepakat untuk merenovasi rumah. Tapi karena suatu hal, mereka putus,” ungkap Ficky dihubungi pada Senin (26/2/2024).

“Setelah putus, Sabda sepakat untuk mengembalikan uang Wulan Guritno. Tapi Sabda minta waktu terus, dan akhirnya Wulan sebel karena Sabda terus berjanji,” bebernya.

“Wulan bilang kalau nggak ada uang, jangan janji-janji, bilang nanti dibayar. Karena itu, kami sudah layangkan somasi, tapi karena tidak respon, mau nggak mau Wulan akhirnya gugat Sabda ke PN Jaksel,” jelas Ficky.

Terkait gugatan tersebut, perkara diungkapkannya sudah digelar dalam sidang perdana di PN Jaksel pada Kamis (22/2/2024).

Wulan Guritno beberapa waktu lalu memang resmi putus dengan kekasihnya, Sabdayagra Ahessa.

Keduanya tidak lagi menjalani hubungan asmara, model sekaligus aktris itu memutuskan untuk melupakan semua kebersamaan yang sebelumnya terjalin dengan Sabdayagra Ahessa.

Termasuk soal uang yang sebelumnya pernah diberikan Wulan Guritno kepada pebasket muda itu.

Atas hal tersebut, Wulan Guritno melayangkan gugatan kepada pemuda berusia 28 itu. Hal tersebut terlihat dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (26/2/2024).

Perkara Wulan Guritno dalam SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tercatat dengan nomor perkara 5/Pdt.G.S/2024/PN JKT.SEL dengan tergugat Sabdayagra Ahessa.

Dalam gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan Wulan Guritno terhadap mantan pacarnya itu terdapat sejumlah tuntutan.

Antara lain meminta Majelis Hakim PN Jakarta Selatan menerima serta mengabulkan gugatan PMH Wulan Guritno seluruhnya.

Selanjutnya menyatakan Wulan Guritno telah memberikan dana talangan sebesar Rp 396.150.000 kepada tergugat untuk melakukan renovasi rumah yang terletak di Jalan Kemang Timur IAPCO Nomor 16, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kemudian, menyatakan tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan tergugat mengembalikan dana talangan kepada Wulan Guritno sebesar Rp 396.150.000.

Menghukum dan memerintahkan mantan pacar Wulan Guritno itu untuk membayar ganti rugi sebesar Rp 100.000.000.

Selanjutnya menghukum dan memerintahkan Sabdayagra Ahessa untuk melakukan pembayaran Uang Paksa (Dwangsom) sebesar Rp 10.000.000 untuk setiap hari keterlambatan melaksanakan isi Putusan dalam Perkara a quo.

Terakhir, menyatakan bahwa putusan dalam Perkara a quo dapat dijalankan terlebih dahulu walaupun ada upaya hukum Verzet, Bantahan, Banding maupun Kasasi.

Gugatan yang dilayangkan Wulan Guritno terhadap Sabda Ahessa dibenarkan Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Djuyamto.

Djumyanto mengungkapkan gugatan yang dilayangkan berupa PMH dengan nomor perkara 5/Pdt.G.S/2024/PN JKT.SEL.

“Benar terdaftar dengan nomor perkara 5/Pdt.G.S/2024/PN JKT.SEL,” ungkap Djuyamto duhubungi pada Senin (26/2/2024).

Merujuk Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), perbuatan melawan hukum didefinisikan sebagai tindakan yang merugikan orang lain dan mengharuskan pelaku yang bertanggung jawab atas kerugian tersebut untuk menggantinya.

Memiliki nama lengkap Sabdayagra Ahessa.

Sabda Ahessa lahir pada 21 Maret 1996.

Orang tua dari Sabda Ahessa adalah Raden Mas Haryo Heroe Syswanto NS. Soerio Soebagio atau Sys NS dan Shanty Widhiyanti.

Ayahnya adalah seorang aktor sekaligus politisi.

Dikutip dari Kompas.com, ia dikenal sebagai pebasket yang ikut bertanding di Indonesia Basketball League (2021).

Atlet berusia 26 tahun itu memperkuat tim Amartha Hangtuah dalam kompetisi tersebut.

Sabda menempuh pendidikan di SMAN 3 Jakarta lalu melanjutkan ke perguruan tinggi di Universitas Notre Dame Australia.

Saat pulang ke Indonesia, Sabda sempat memperkuat tim Bogor Siliwangi di musim perdana IBL 2018.

Selain jago di bidang olahraga basket, ia juga menunjukkan minatnya pada olahraga renang.

Kekasih Wulan Guritno tersebut juga pernah membintangi film Pacarku Anak Koruptor (2016) bersama aktris Jessica Mila.

Film itu diarahkan oleh mendiang ayahnya, Sys NS.

Biodata Sabda Ahessa

Nama asli: Sabda Yagra Ahessa

Nama panggung: Sabda Ahessa

Tanggal lahir: 21 Maret 1996

Umur: 26 tahun

Tinggi badan: 193 cm

Asal: Jakarta

Agama: Islam

Pendidikan: Universitas Notre Dame Australia.

Pekerjaan: Atlet basket, model, aktor

Klub Basket: Amartha Hangtuah

UCM Campus Mengadakan Gray Zone Vol. 2: Dive What You Desire, Wadah Gen Z Menentukan Pilihan Kuliah

Dalam upaya memberikan edukasi dan gambaran mengenai perkuliahan, Kampus Unggulan Cipta Mandiri (UCM Campus) mengadakan kegiatan Trial Class yang dapat diikuti oleh keseluruhan siswa/i Tingkat SMA/SMK yang ada di Medan dan sekitarnya.

Kegiatan Trial Class ini diadakan pada Sabtu (27/1/2024) dengan mengusung tema Gray Zone yang bertujuan memberikan gambaran kepada siswa/i Tingkat SMA/SMK mengenai sistematika perkuliahan.

Diyakini banyak siswa/i yang masih dalam zona abu-abu atau kebimbangan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi.

“Kuliah dimana dan jurusan apa, itu yang menjadi faktor kebimbangan mereka. Dengan kondisi ini, UCM Campus berkomitmen untuk mengedukasi siswa/i melalui kegiatan Gray Zone Vol.2. Ada banyak kelas yang dapat dicoba oleh mereka.” Ujar Bapak Yosua Parhorasan Manullang, SST., M.M. selaku Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan UCM Campus.

Kegiatan ini sudah dilaksanakan dua kali sehingga diberikan judul Gray Zone Vol.2, dengan harapan siswa/i dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi dengan pilihan yang tepat dan menjadi kesempatan bagi mereka untuk merasakan suasana perkuliahan.

Gray Zone Vol.2 ini digelar dengan menyediakan 8 kelas yang dapat diikuti oleh siswa/i SMA/K dengan beragam pembicara hebat.

Kegiatan ini dilakukan dengan kolaborasi Bersama pelaku industri sebagai pembicara yaitu Komputer Medan, Direktorat Jendral Pajak, Panin Sekuritas, Bursa Efek Indonesia, Grand Central Premier, Groovy Studio dan Toastmasters International.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan calon mahasiswa dari berbagai sekolah SMA/K yang ada di kota Medan dan sekitarnya.

Siswa/i diberikan kesempatan untuk mencoba salah satu kelas yang ingin diikuti dan semoga seusai kelas, siswa/i yang mengikuti dapat menentukan pilihan demi masa depan cerah tanpa kebimbangan.

AHY Singgung Hak Angket Dugaan Kecurangan Pilpres Tak Urgensi: Emang Jaraknya Jauh

Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY singgung hak angket dugaan kecurangan Pilpres 2024 tak urgensi.

AHY juga menilai tak ada yang aneh dengan Pemilu 2024 sehingga dirinya menilai tak ada urgensi untuk memunculkan hak angket DPR RI.

AHY menyinggung tidak adanya urgensi dalam memunculkan hak angket karena hasil suara perhitungan yang terpaut jauh.

“Saya tidak melihat ada urgensi ke sana (hak angket), bukan hanya Demokrat saat ini adalah bagian dari pemerintahan,” ujar Ketua Umum Partai Demokrat, AHY dikutip dari Kompas.TV, Minggu (25/2/2024).

AHY mengatakan Partai Demokrat lebih memilih rekonsiliasi dibanding harus mendalami sesuatu yang tidak rasional.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut berharap Indonesia tidak terlalu lama terjebak pasca pemilu ini dalam urusan yang juga tidak produktif bagi pembangunan bangsa.

AHY juga mengatakan tidak ada yang aneh dengan keunggulan perolehan suara pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Hal tersebut dilihat dari hasil perhitungan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menempatkan Prabowo-Gibran meraih perolehan suara terbanyak.

Tak hanya itu, perolehan suara Prabowo-Gibran juga terpaut cukup jauh dengan dua pasangan lainnya di Pilpres 2024 yakni capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), serta capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Bisa dilihat secara rasional hasil penghitungan sementara terkait pilpres ini sudah menempatkan pasangan 02 Prabowo-Gibran sebagai kandidat yang unggul, dan marginnya besar,” kata AHY.

“Ini tidak bisa, saya tidak melihat ada sesuatu yang sangat aneh di situ, karena memang jaraknya jauh,” pungkasnya.

Sebelumnya, Demokrat menyinggung partai koalisi pemerintahan Presiden Jokowi tersebut bak bertindak seperti oposisi.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng kembali menyinggung soal sejumlah partai di koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo yang bertindak seperti oposisi.

Salah satunya karena parpol-parpol tersebut mendukung pelaksanaan hak angket kecurangan pemilihan umum (pemilu).

“Setelah pemilu tampaknya ada dinamika politik yang baru.

Beberapa parpol yang di dalam pemerintahan itu rasanya seperti oposisi, bahkan membicarakan tentang angket lah, apa lah segala macam.

Terutama bicara soal angket soal kecurangan pemilu,” ujar Andi, Jumat (22/2/2024) dikutip Tribun-medan.com dari Kompas.com.

“Itu kan bagaimana ceritanya (partai koalisi dalam pemerintahan) bicara tentang angket kecurangan pemilu? Bagi kami enggak masuk akal,” tegasnya.

Andi menjelaskan, jika memang ada sengketa pemilu sudah ada mekanismenya secara hukum yakni Mahkamah Konstitusi (MK).

“Dalam MK sudah ada misal kecurangan di mana, berapa besar kecurangan, lalu apakah mengubah hasil pemilu? Kalau pun ada. Ya toh? Karena itu, kita tidak sepakat dengan apa namanya membawa ranah ini ke ranah politik,” jelasnya.

“Jadi biarkan masuk ke jalur hukum, silahkan siapa pun. Capres ataupun caleg yang ada masalah dengan proses pemilu silahkan masuk ke ranah hukum ke MK. Sengketa pemilu memang di situ tempatnya,” tambah mantan juru bicara kepresidenan itu.

Sebelumnya, wacana penggunaan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan pemilu pertama kali diungkap oleh kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Ganjar mendorong dua partai politik pengusungnya, PDI-P dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggunakan hak angket karena menurutnya DPR tidak boleh diam dengan dugaan kecurangan yang menurutnya sudah telanjang.

Wacana itu disambut baik oleh pasangan calon presiden – calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin.

Anies Baswedan menyatakan partai politik pengusungnya juga siap untuk menggulirlan hak angket.

Tiga parpol pengusung Anies-Muhaimin adalah Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

VIRAL Caleg Ngamuk karena Suaranya Nol di TPS Sendiri, Ayunda Ratna Curiga Dicurangi: Saya Dizalimi

Viral caleg di Kabupaten Sampang ngamuk karena suaranya nol di TPS sendiri.

Caleg bernama Ayunda Ratna itu curiga dirinya dicurangi.

Ayunda Ratna merasa dizalimi saat melihat lihat hasil penghitungan suara.

Bagaimana tidak, caleg bernama Ayunda Ratna Amelia ini tak mendapat satu pun suara di TPS-nya sendiri.

Mengetahui hal itu, Ayunda Ratna Amelia marah besar di lokasi penghitungan suara.

Perempuan berhijab tersebut terlihat membentak sembari menunjuk-nunjuk.

“Kalau misalkan tidak sesuai C1 dengan hasil kotak suara, saya siap dihukum,” bentaknya.

Terdengar suara seorang pria membela caleg tersebut.

“Terus terang, saya bukan kader PKB, akan tetapi saya juga prihatin dengan calon bernama Ayu.

Satu suara itu berharga.

Seharusnya ini dibela oleh partai,” bela pria tersebut.

Ayunda menaruh curiga bahwa dirinya dicurangi dalam proses penghitungan suara.

Pasalnya, tidak ada satu pun suara yang diperolehnya di TPS-nya sendiri.

“Saya selaku caleg yang dizalimi! Berani berbuat berdasarkan bukti yang di mana TPS saya sendiripun tidak ada satu suarapun,” protes Rr Ayunda Ratna Amelia.

Dari penelusuran TribunJakarta pada hari ini Jumat (23/2/2024), situs KPU belum mengalami pembaharuan sejak Senin (19/2/2024) sekitar pukul 06.00 WIB.

Di situs tersebut, nama Ayunda Ratna Amelia belum meraup suara satu pun dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Posisi nama Ayunda pun berada paling buncit.

Data mencatat jumlah suara sementara yang masuk ke KPU berasal dari 126 TPS dari total 497 TPS (25,35 persen).

Kasus Lain: Caleg Ngamuk dan Bawa 50 Orang Timnya ke Kantor PPK

Ketua dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tak bisa berkutik di kantornya, Jumat (23/2/2024).

Bagaimana tidak, seorang calon legislatif (caleg) DPRD Bangkalan mengamuk di sekretariat PPK Kwanyar.

Sang caleg turut membawa sedikitnya 50 orang warga pemilihnya.

Caleg daerah pilih (dapil) VI yang bernama Sonhaji itu bahkan menggebrak meja di depan ketua dan anggota PPK Kwanyar.

Emosi Sonhaji tak terbendung setelah diduga perolehan suaranya pada masa coblosan telah berubah.

“Aku mengalah terus, tetapi bukan tidak tahu,” tegas Sonhaji dengan nada suara emosi di kelilingi sedikitnya 50 massa.

Sonhaji turut menggebrak meja hingga Ketua dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kwanyar tak bisa berkutik.

Situasi yang sempat memanas dalam gelaran audiensi itu dapat terkendali setelah Kapolsek Kwanyar, AKP Mansyur menenangkan Sonhaji.

Sebelumnya, massa pendukung Sonhaji sempat menggelar aksi dan tahlilan sebagai bentuk protes kepada PPK atas dugaan perubahan terkait perolehan suara milik sonhaji di tingkat desa.

Sekedar diketahui, dapil VI meliputi Kecamatan Tragah, Kwanyar, Labang, dan Kecamatan Kamal.

Beberapa hari sebelumnya, beredar secara masif di media sosial terkait nama-nama yang prediksi menduduki 50 Kursi DPRD Bangkalan.

Di dapil tempat Sonhaji mengais suara, namanya tidak termasuk dari 8 nama yang diprediksi melenggang ke kantor wakil rakyat di Jalan Halim Perdana Kusuma Bangkalan.

Di luar delapan nama yang prediksi, nama Sonhaji hanya tercatat dengan keterangan, berpeluang.

Di hadapan massa, Kapolsek Kwanyar, AKP Mansyur mengungkap bahwa sebelumnya pihak Muspika Kwanyar berikut dirinya telah menyampaikan dengan tegas kepada pihak PPK agar tegak lurus dan sesuai dengan hasil perolehan suara dari desa.

“Ini sudah saya sampaikan kemarin dalam rapat koordinasi. Untuk itu, apa yang menjadi uneg-uneg Cak Sonhaji insyaAllah sudah saya tampung,” ungkap Mansyur.

Gelaran audiensi antara Sonhaji, Muspika Kwanyar, Panwascam, dan PPK Kwanyar telah menghasilkan kesepakatan.

PPK Kwanyar sepakat dan siap untuk tidak merubah suara Pemilihan DPRD Kabupaten/Kota sesuai dari tingkat bawah atau TPS.

Selanjutnya, Muspika Kwanyar siap mengawal perolehan suara pemilihan DPRD Kabupaten/Kota sesuai dengan prosedur yang ada.

Dan pihak Caleg Sonhaji memasrahkan kepada Muspika Kwanyar agar betul-betul mengawal perolehan hasil DPRD Kabupaten/Kota sampai penghitungan tingkat PPK.

Caleg PPP Bangkalan Ngamuk di Kantor Kecamatan Gegara Kesal Suara Berkurang

Caleg PPP Sampang ngamuk di Kantor Kecamatan.

Jakarta – Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sonhaji, mengamuk di Kantor Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Dia mengamuk karena merasa perolehan suara miliknya turun drastis dari perolehan awal.
Dilansir detikJatim, Sabtu (24/2/2024), Sonhaji mengamuk di hadapan para petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Aksinya itu terekam video sejumlah pendukungnya yang turut mendatangi kantor kecamatan yang juga menjadi sekretariat PPK Kwanyar.

Pria yang masih aktif sebagai anggota Komisi D DPRD Bangkalan ini datang bersama puluhan pendukungnya kemudian melakukan aksi di depan kantor kecamatan. Tidak lama kemudian mereka bertemu dengan 5 anggota PPK Kwanyar.

“Saya ingatkan jangan sekali-kali mengubah perolehan suara DPRD Bangkalan, karena kalian akan berhadapan dengan saya dan nyawa taruhannya,” kata Sonhaji, Jumat (23/2).

Sonhaji yang duduk berhadapan dengan 5 anggota PPK itu sempat emosi dan menggebrak meja. Dia kesal karena suaranya turun drastis dari perolehan awal. Ia meminta agar tidak ada penggeseran suara terutama yang berkaitan dengan perolehannya.

“Jangan pernah menggeser suara Sonhaji,” imbuhnya.

Simak selengkapnya di sini.

(fas/fas)

SOSOK Sophia Hutabarat Ditangkap, Kasus Investasi Bodong Berkedok Trading Forex Capai Rp10,3 Miliar

Sosok Sophia Loretta Hutabarat (53) menjadi sorotan saat penangkapan dirinya dari kediamannya di Dusun Prajenan, Desa/Kecamatan Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, pada Selasa (20/2/2024) lalu.

Diketahui, Sophia Loretta Hutabarat telah 10 tahun menjadi buronan atau daftar pencarian orang (DPO) terkait investasi bodong berkedok trading forex.

Sophia Loretta Hutabarat dibekuk tim Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang pada Selasa (20/2/2024).

Selama ini, Sophia Loretta sudah tidak berada di alamat domisili sesuai identitas kependudukannya saat hendak diringkus.

Sophia dinyatakan bersalah karena terbukti melakukan penipuan dengan modus arisan bodong.

Kemudian uang yang dia peroleh ditransfer ke luar negeri. Adapun kerugian yang dialami satu korbannya mencapai Rp10,3 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Magelang, Aldy Slesviqtor Hermon mengatakan, Pengadilan Negeri (PN) Mungkid pada Maret 2013 memvonis Sophia dan suaminya, Michael Gosali bebas atas perkara penipuan dan pencucian uang.

Jaksa penuntut umum kemudian mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung (MA). Pada Agustus 2013, MA mengabulkan kasasi tersebut.

“Putusan kasasi terpidana masuk (penjara) 10 tahun dan denda Rp 3 miliar, sesuai tuntutan jaksa,” ujarnya, Kamis (22/2/2024).

Michael Gosali disebut menyerahkan diri usai terbit putusan MA.

Ia dikurung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang. “Di tengah menjalani masa hukumannya, Michael dipindah ke (lapas di) Nusakambangan. Kami enggak tahu pertimbangannya apa dari Lapas Magelang,” imbuh Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kabupaten Magelang, Toto Harmiko, Kamis.

Sophia justru kabur dan masuk daftar pencarian orang (DPO). Michael (suaminya), disebut juga tidak mengetahui keberadaan sang istri saat itu.

Pengakuan Sophia, satu tahun pertama usai putusan MA terbit, dia kabur ke Jakarta dengan tujuan untuk mendampingi anak-anaknya.

“dua atau tiga tahun terakhir ini (Sophia) kembali ke Magelang. Beberapa hari lalu, terpantau pergerakannya. Lalu, dilakukan penangkapan,” kata Toto.

Sekitar 10 tahun berselang, Tim Intel Kejaksaan Agung (Kejagung) menemui titik terang dari informasi yang menunjukkan bahwa terpidana tengah berada di kediamannya di Desa Mertoyudan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Kemudian pada Selasa 20 Februari 2024 aparat langsung melakukan penangkapan.

Diketahui, Sophia dan Michael melakukan penipuan dan pencucian uang dengan kedok investasi trading forex.

Korban bernama Erika Agustin dijanjikan mendapatkan profit sebesar 8,5 persen dari sejumlah dana investasi.

Korban ternyata juga mengumpulkan 9 orang lain untuk mengikuti investasi bodong tersebut. Total nominal yang disetorkan kepada kedua terpidana sebesar Rp 10,3 miliar.

Kenyataannya, uang yang dihimpun justru digunakan untuk keperluan pribadi mereka, seperti kredit apartemen, bisnis gingseng, pembelian tanah, pembelian tanah sertifikat hak milik (SHM), dan kredit mobil.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Magelang, Aldy Slesviqtor Hermon, menuturkan perkara Shopia sempat diadili di Pengadilan Negeri Mungkid pada 2013 lalu.

Saat itu, hakim memvonis bebas Sophia. Menyikapi vonis bebas tersebut, Kejaksaan Negeri Magelang kemudian melakukan upaya hukum kasasi.

Kasasi pun dikabulkan dan Mahkamah Agung (MA) memvonis terpidana dengan hukuman penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp3 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama satu tahun.

“Di Pengadilan Negeri diputus bebas, langsung jaksa melakukan kasasi. Putusan kasasi terpidana masuk 10 tahun, sesuai dengan tuntutan jaksa dan denda Rp3 miliar subsider 1 tahun,” ujar Aldy, Kamis (22/2/2024).

Selasa 20 2024, sekitar pukul Bertempat di Jl. Damar No. 9 Prajenan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung bersama dengan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang berhasil mengamankan Terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Nama : Sophia Loretta Hutabarat

Tempat lahir : Palembang, Sumatera Selatan.

Tanggal lahir: 14 September 1970 (54 tahun)

Jenis kelamin : Perempuan

Kewarganegaraan : Indonesia

Agama : Kristen

Pekerjaan : Mengurus Rumah Tangga

Tempat Tinggal : Jl. Damar No. 9 Prajenan, Kelurahan Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah.

Sophia Loretta Hutabarat merupakan TERPIDANA dalam perkara tindak pidana penipuan dan pencucian uang sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP tentang Penipuan jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo. Pasal 2 Ayat (1) Huruf R dan Z Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Pengadilan Negeri (PN) Mungkid pada Maret 2013 memvonis Sophia dan suaminya, Michael Gosali bebas atas perkara penipuan dan pencucian uang.

Jaksa penuntut umum kemudian mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung (MA). Pada Agustus 2013, MA mengabulkan kasasi tersebut.

Putusan kasasi terpidana masuk (penjara) 10 tahun dan denda Rp 3 miliar, sesuai tuntutan jaksa.

Michael disebut menyerahkan diri usai terbit putusan MA. Ia dikurung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang.

Di tengah menjalani masa hukumannya, Michael dipindah ke (lapas di) Nusakambangan. Namun, Sophia justru kabur dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Michael (suaminya), disebut juga tidak mengetahui keberadaan sang istri saat itu.

Pengakuan Sophia, satu tahun pertama usai putusan MA terbit, dia kabur ke Jakarta dengan tujuan untuk mendampingi anak-anaknya.

Diketahui, Sophia dan Michael melakukan penipuan dan pencucian uang dengan kedok investasi trading forex.

Korban bernama Erika Agustin dijanjikan mendapatkan profit sebesar 8,5 persen dari sejumlah dana investasi.

Korban ternyata juga mengumpulkan 9 orang lain untuk mengikuti investasi bodong tersebut.

Total nominal yang disetorkan kepada kedua terpidana sebesar Rp 10,3 miliar. Kenyataannya, uang yang dihimpun justru digunakan untuk keperluan pribadi mereka, seperti kredit apartemen, bisnis gingseng, pembelian tanah, pembelian tanah sertifikat hak milik (SHM), dan kredit mobil.

Sama-sama Perebutkan Kursi DPR RI dari Sumut, 3 Caleg Marga Sinaga Ini Berpeluang Lolos ke Senayan

Tiga orang calon anggota legislatif (caleg) bermarga Sinaga melejit di bursa pertarungan kursi DPR RI dari Sumatra Utara (Sumut).

Trio Sinaga ini sama-sama membidik kursi DPR RI.

Dua di antaranya adalah caleg Golkar, yakni Lamhot Sinaga dan Mangihut Sinaga.

Sedangkan satu orang lagi adalah Sabam Sinaga, caleg Partai Demokrat.

Lamhot Sinaga dan Sabam Sinaga sama-sama bertarung di Dapil Sumut II yang meliputi 16 kabupaten dan 3 kota, yakni Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Nias, Labuhanbatu, Toba, Mandailing Natal, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, Samosir, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, Nias Barat, Kota Sibolga, Kota Padang Sidempuan, Kota Gunungsitoli.

Sedangkan Mangihut Sinaga maju dari Dapil Sumut III yang meliputi Langkat, Karo, Simalungun, Asahan, Dairi, Pakpak Bharat, Batu Bara, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjung Balai, Kota Binjai.

Berdasarkan data real count Sirekap KPU, Kamis (22/2/2024) pukul 10.00 WIB, trio Sinaga itu berpeluang lolos ke Senayan.

Data real count KPU berasal dari 6.811 TPS atau 43,69 persen.

Lamhot Sinaga yang merupakan caleg petahana sudah mendapatkan 47.279 suara. Raihan suara itu tertinggi kedua di Golkar, setelah Andar Amin Harahap 50.182 suara.

Adapun Golkar hampir dipastikan menjadi pemenang di Dapil Sumtu II. Hasil penghitungan sementara, Golkar bisa mendapatkan 3 kursi DPR RI dari dapil ini.

Sedangkan Sabam Sinaga yang juga bertarung dari Sumut II, punya kans besar melenggang ke Senayan.

Perolehan suara Partai Demokrat sampai berita ini ditayangkan, tercatat 61.085. Angka itu sudah cukup untuk mengamankan satu kursi DPR RI.

Di internal caleg Demokrat, suara Sabam Sinaga paling moncer. Ia meraup 17.516 suara.

Rivalnya di partai berlambang Mercy adalah Ilham Mendrofa 14.109 suara, dan petahana Ongku P Hasibuan 12.152 suara.

Dengan data real count sementara Sirekap KPU, satu kursi DPR RI untuk Partai Demokrat kemungkinan menjadi jatah Sabam Sinaga.

Berikut perolehan suara parpol di Sumut II :

– PKB 37.519

– Gerindra 77.148

– PDIP 102.529

– Golkar 211.192

– Nasdem 98.490

– PKS 27.934

– PAN 42.351

– Demokrat 61.101

Suara caleg Golkar:
1. LAMHOT SINAGA 47.323
2. FITRI KRISNAWATI TANDJUNG 10.315
3. RAMBE KAMARUL ZAMAN 9.087
4. SYAHRUL M PASARIBU 29.567
5. IDEALISMAN DACHI 4.832
6. TRINOVI KHAIRANI 28.187
7. drh. ALLEN MARBUN 8.268
8. SAIPULLAH NASUTION 11.903
9. WILDA 445
10. ANDAR AMIN HARAHAP 50.244

Suara Caleg Demokrat
1. ILHAM MENDROFA 14.109
2. ONGKU P. HASIBUAN 12.152
3. AYU CHANDRA HUTAGALUNG 613
4. SABAM SINAGA 17.527
5. M. SYARFI HUTAURUK 5.427
6. RIAMA KARLINA 182
7. TANGKAS MANIMPAN L. TOBING 5.417
8. RAFIKA NASUTION 358
9. DAUD KRISTIAN 444
10. SOKHIATULO LAOLI 2.417

Sementara Mangihut Sinaga juga tak kalah mentereng. Bertarung di Dapil Sumut III, Mangihut Sinaga mendapatkan 40.242 suara.

Suara Mangihut Sinaga tercatat tertinggi kedua setelah petahana Ahmad Doli Kurnia Tandjung yang mendapat 45.714 suara.

Di bawah Mangihut, ada caleg petahana Deli Pratiwi Br Sitepu dengan 32.578 suara.

Data tersebut merupakan real count Sirekap KPU dari 7.537 TPS atau 51,79 persen.

Perolehan suara Golkar sejauh ini tertinggi di Dapil Sumut III, dengan 172.200. Partai beringin unggul tipis dari PDIP dengan 166.988 suara.

Melihat perolehan suara sementara, Golkar berpeluang besar menempatkan dua wakilnya sebagai anggota DPR RI dari Sumut III. Yakni petahana Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Mangihut Sinaga.

Berikut perolehan suara parpol di Sumut III

– PKB 25.137

– Gerindra 93.212

– PDIP 167.473

– Golkar 172.415

– Nasdem 101.500

– PKS 55.965

– PAN 34.377

– Demokrat 50.129

Suara caleg Golkar:
1. AHMAD DOLI KURNIA TANDJUNG 45.203
2. DELIA PRATIWI BR. SITEPU 31.908
3. Capt. Dr. ANTHON SIHOMBING 11.625
4. IRAMA ANGKAT 3.197
5. AKHMAD JOHARI DAMANIK 2.812
6. TUMPAL SAHALA PARDOMUAN SIANIPAR 1.340
7. MANGIHUT SINAGA 39.709
8. OSBAL SARAGI RUMAHORBO 19.269
9. FINA NAZRAN 571
10. MHD CHAIRUL IDHAM DALIMUNTHE 1.482

Jarang DIketahui Obat Alami Atasi Sariawan dengan Cepat, Air Garam hingga Lemon

Berikut ini Cara Mengobati Sariawan di mulut.

6 bahan alami ini bisa jadi alternatif.

Silakan dicoba.

Hampir setiap orang pasti pernah merasakan perihnya sariawan, selain menyakitkan sariawan bisa membuat kamu sulit makan, bicara dan terkadang sampai merasa tak enak badan.

Akibatnya banyak pekerjaan yang terhambat, maka ada baiknya kamu harus tau apa obat sariawan yang alami.

Banyak hal yang menyebabkan terjadinya sariawan pada area mulut, diantaranya lidah atau bibir yang tergigit, terlalu keras menggosok gigi, mulut kering karena tidak cukup banyak minum air putih, iritasi karena terlalu banyak makan pedas hingga adanya gesekan kawat gigi.

Selain itu tidak menggosok gigi saat malam hari juga bisa memicu terjadi sariawan karena menumpuknya bakteri didalam mulut.

Di bawah ini sudah dirangkum rekomendasi bahan alami dan obat sariawan murah meriah untuk kamu agar penyakit tersebut segera hilang, terlebih obat sariawan ini sangat mudah didapatkan.

Obat sariawan alami pertama yang dapat kamu lakukan adalah berkumur dengan air garam.

Cara ini alami dan sederhana untuk menyembukan sakit karena sariawan.

Dilansir dari helath.clevelandclinic.org, larutan air garam memiliki sifat antiseptic yang dapat merilekskan sariawan sampai membersihkan mulut.

Adapun caranya yang dapat kamu laukan adalah dengan melarutkan ½ sendoh the garam ke dalam secangkir air hangat yang sudah kamu siapkan, kemudian kumur-kumur air garam tersebyt selama 1 atau 2 menit saja.

Cara ini sama persis dengan larutan air garam,cara yang dapat kamu lakukan adalah dengan mencampurkan ½ sendok the soda kue ke dalam secangkir air hangat kemudian gunakan untuk berkumur.

Sebuah penilitan menunjukkan jika soda kue atau natrium bikarbonat adalah disinfektan yang dapat membunuh bakeri di sariawan dnegan baik.

Jika kamu menderita sariawan, ragi di mulut jadi tidak seimbang. Makan yoghurt bisa menjadi cara yang baik untuk mengembalikan keseimbangan itu. Yoghurt tidak akan membunuh bakteri sariawan, tetapi akan menghentikan pertumbuhannya.

Obat sariawan yang alami selanjutnya adalah lemon, jika kamu ingin coba membuat jus lemon sebagai pereda sariawan, caranya adalah campurkan jus setengah lemon ke dalam secangkir air, kemudian kamu dapat meminum campuran tersebut atau menggunakannya sebagai obat kumur.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kunyit memiliki senyawa Kukurmin yang dapat membantu mengobati sariawan berkat sifat anti-inflamasi dan anti jamur.

Penelitian tersebut juga menunjukkan jika lebih efektif bila dicampur dengan lada hitam yang mengandung senyawa piperin.

Cara membuatnya kamu dapat meracik minuman dari ½ sendok the kunyit yang telah diparut, secangkir air atau susu dan sedikit lada hitam.

Panaskan bahan tersebut diatas kompor hingga hangat, saat meminumnya ratakan cairan tersebut ke sekitar mulut dan area yang terkena sariawan.

Cuka sari apel juga dapat menjadi obat sariawan yang alami dan mudah didapatkan,karena memiliki sifat antijamur yang ditemukan dalam cuka sari apel, sebuah penelitian menyeutkan hal itu dapat membantu mengobati sariawan.

Perlu diingat hindari hanya menggunakan cuka sari apel saja karena dapat menyebabkan rasa terbakar dimulut, namun cara yang benar adalah campurkan 1 sendoh the cuka dengan secangkir air. Kemudian kumur di sekitar mulut lalu buang.