Emiten Kakak Erick Thohir Dapat Guyuran Rp2,54 T, Untuk Apa?

Tambang batu bara PT Adaro Indonesia

Emiten tambang milik konglomerat Garibaldi Thohir, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) akhirnya mendapat penggalangan dana untuk proyek smelter aluminium di Kalimantan Utara.

Hal tersebut tercermin dari entitas usaha PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) dan PT Kaltara Power Indonesia (KPI) yang telah melakukan penandatangan perjanjian fasilitas dari beberapa institusi keuangan di mana jumlah fasilitas pinjaman.

Kabar tersebut sekaligus membungkam kabar https://prodwslot88.com/ kesulitan menggalang dana dari pinjaman bank untuk memodali proyek smelter Aluminium milik perusahaan senilai US$ 2 miliar.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kalimantan Aluminium Industry mendapat pinjaman senilai US$ 981.400.000 dan Rp 1,54 triliun. Sedangkan untuk Kaltara Power Indonesia sebesar US$ 603.600.000 dan Rp 952,1 miliar.

Kalimantan Aluminium Industry akan menggunakandana tersebut untuk pembiayaan pengembangan proyek smelter aluminium dengan kapasitas 500.000 t.p.a. di kawasan industri yang dikembangkan oleh PT Kalimantan Industrial Park Indonesia, Kalimantan Utara, dan akan jatuh tempo paling lama 8 tahun sejak tanggal penandatanganan fasilitas pinjaman KAI.

Sementara Kaltara Power Indonesia akan menggunakan dana pinjaman tersebut untuk tujuan pembiayaan pengembangan proyek pembangkit listrik dengan kapasitas 1.060 MW di lokasi smelter Kaltara dan akan jatuh tempo paling lama 10 tahun sejak tanggal penandatanganan fasilitas pinjaman KPI.

Selain itu, entitas usaha lainnya, PT Adaro Indo Aluminium (AIA) juga akan memberikan jaminan gadai atas saham miliknya di KAI (Jaminan Gadai Saham AIA). KAI akan memberikan jaminan berupa jaminan gadai atas rekening bank, jaminan fidusia atas aset material milik KAI, jaminan fidusia atas piutang yang diterima oleh KAI, dan hak tanggungan atas tanah yang berlokasi di area Proyek KAI (Jaminan Oleh KAI)z

Perseroan akan memberikan jaminan perusahaan sesuai dengan kepemilikan AIA di KAI (Jaminan Perusahaan Kepada KAI). Jaminan gadai saham AIA, jaminan oleh KAI, dan jaminan perusahaan kepada KAI secara bersama-sama disebut sebagai rencana pemberian jaminan KAI.

Fasilitas pinjaman bank dan rencana pemberian jaminan akan mendukung kegiatan investasi, operasional serta kelangsungan usaha, dengan memenuhi kebutuhan pendanaan dalam pengembangan bisnis perusahaan terkendali di bidang pengolahan aluminium dan pembangkitan tenaga listrik.

“Pengembangan Proyek ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan untuk berpartisipasi pada program hilirisasi mineral Pemerintah Indonesia,” tulis manajemen, Rabu (17/5).

Melalui proyek ini, perseroan meyakini dapat berkontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan penerimaan pajak negara, serta mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor atas produk aluminium agar dapat mengurangi devisit perdagangan dan meningkatkan devisa negara.

“Perseroan menilai tidak ada dampak yang material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*