Momen Akrab Anak Prabowo, Puan Maharani, dan Yenny Wahid Swafoto saat Jeda Debat Pamungkas

Momen menarik terjadi saat jeda iklan debat pamungkas Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024) malam. Sebab, tim sukses pasangan calon yang hadir di arena debat nampak berbaur satu sama lain kala jeda segmen kedua.

Bahkan, putra capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo tampak berswafoto dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud Yenny Wahid yang berada di kubu lawan.

Momen akrab itu bermula kala anak Prabowo yang kerap disapa Didit Hediprasetyo berbincang dengan ayahnya saat jeda debat. Dia kemudian berjalan menuju kubu TPN Ganjar-Mahfud yang berada di sisi kanan panggung.

Didit tampak menyalami sejumlah tokoh seperti Yenny Wahid, Puan Maharani, hingga istri Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti.

Putra semata wayang Prabowo itu kemudian sedikit berbincang dengan Puan. Saat itu, influencer Raffi Ahmad mengajak mereka untuk berselfie ria. Sesudahnya, Didit pun mengambil gawainya yang ada di kantung celana.

Lantas Didit mengajak Puan untuk berselfie. Setelah itu, Didit juga mengajak Yenny Wahid untuk berswafoto. Setelah momen akrab itu usai, Didit pun kembali ke kursinya.

Debat calon presiden yang kelima telah digelar pada Minggu, 4 Februari 2024 malam. Tema yang diangkat dalam debat capres terakhir ini adalah seputar kesehatan, inklusi, teknologi, kebudayaan, pendidikan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia.

Menurut Peneliti Utama Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Firman Noor, debat semalam berlangsung saling menghormati satu sama lain.

Firman Noor menjelaskan, ketiga capres yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo menunjukkan sikap seorang negarawan yang ingin mendorong integrasi dan keteduhan menjelang hari pencoblosan Pilpres 2024 yang tinggal 9 hari lagi.

“Masyarakat diajarkan untuk saling respek terhadap lawan bicara, dan saya kira ketiganya membawa keteduhan menjelang hari H pemilihan, sehingga ke depan diharapkan situasinya lebih cooling down terkait debat capres terakhir ini,” kata Firman mengutip Antara.

Namun Firman Noor tetap melihat ada sejumlah karakteristik yang berbeda dari setiap capres dalam menyampaikan pendapat.

Anies seperti biasa selalu menawarkan visi dan misi perubahan, mengedepankan langkah kolaboratif pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan, fokus perbaikan sumber daya manusia (SDM), serta mencermati data sebelum mengeksekusi sebuah kebijakan.

“Penampilan Anies tidak banyak menyerang dalam debat kali ini, pertanyaannya lebih kepada mengulik gagasan dari capres lain,” kata peneliti senior itu.

Sementara itu, untuk Prabowo, Firman melihat sikap Menteri Pertahanan itu yang lebih menekankan peran negara yang harus mengintervensi suatu permasalahan, sehingga harus bertindak cepat untuk menyelesaikan setiap permasalahan.

Sementara, calon presiden nomor urut tiga, hampir mirip dengan Anies terkait mengedepankan langkah kolaboratif pemerintah untuk mencari solusi dengan melibatkan setiap pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat.

Namun, pada malam tadi Ganjar terlihat lebih ofensif kepada Prabowo terkait kebijakan internet gratis yang sempat disinggung dalam salah satu segmen debat terakhir itu.

Firman menambahkan, ketiga calon pemimpin Indonesia itu telah menunjukkan sikap saling menghormati tentang gagasan dari masing-masing untuk kepentingan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*