Sabar! Rekrutmen CPNS 2023 Tunggu ‘Lampu Hijau’ Sri Mulyani

Pertemuan Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas membahas tata kelola ASN di Indonesia, baik dari manajemen instansi pemerintah hingga isu-isu tematik, seperti peranan ASN dalam pengentasan kemiskinan dan juga digitalisasi birokrasi di Indonesia. (instagram @smindrawati)

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas membawa kabar baik mengenai rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) periode 2023.

Anas mengungkapkan saat ini pihaknya tengah mengajukan jumlah formasi yang dibutuhkan kepada Kementerian Keuangan sebanyak 1 juta lebih formasi.

“Untuk yang 2023 formasinya sedang diajukan ke Menkeu, sudah kita ajukan kurang lebih 1 juta,” kata Anas saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Senin (10/4/2023).

Kendati demikian, Anas belum merincikan jumlah formasi tersebut. Dia hanya memastikan pembukaan rekrutmen pada tahun ini sudah pasti untuk total kebutuhan calon aparatur sipil negara (CASN), baik untuk rekrutmen status CPNS maupun PPPK. Namun, karena masih dalam tahap pengajuan formasi, ia belum bisa mengungkap tanggal pasti pembukaan rekrutmen diumumkan.

“Kalau jadwalnya kan sudah pasti (tahun ini). Proses yang 2022 kan terlambat, sekarang jalan, nanti untuk yang 2023 formasinya sedang diajukan,” ungkap Anas.

Sebelumnya, Anas pernah mengatakan bahwa rekrutmen CASN tahun ini terbuka untuk umum. Namun untuk seleksi CPNS dilakukan secara selektif dan terbatas, sedangkan PPPK sesuai kebutuhan. “Seleksi tahun ini juga akan dibuka untuk umum, tidak hanya dari jalur sekolah kedinasan,” ujar Anas.

Salah satu kuota prioritas diberikan kepada talenta digital sebagai bentuk transformasi digitalisasi yang kini sedang dijalankan dalam kerangka arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Formasi juga akan dibuka hakim, jaksa, dosen, serta tenaga teknis tertentu lainnya,” tutur mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ini.

Ada pun pengadaan ASN tahun 2023 memiliki empat arah kebijakan, pertama adalah fokus pelayanan dasar; kedua, yakni kebijakan memberi kesempatan rekrutmen talenta digital; ketiga, merekrut CASN secara selektif; dan keempat, mengurangi rekrutmen jabatan yang akan terdampak oleh transformasi digital.

“Saat ini, pemerintah masih menganalisis jabatan mana saja yang bisa terdampak oleh perkembangan digital. Karena dunia digital berubah cepat, pemerintah juga harus cepat adaptasi,” tegas Anas.

Sementara itu, Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni sebelumnya juga telah mengatakan, untuk penetapan formasi CPNS akan diumumkan pada April 2023. Dengan begitu, pada kuartal III 2023 atau mulai Juni 2023 pengumuman pembukaan CPNS dan PPPK sudah bisa dimulai.

“Sudah ada kalender, target kita April sudah ada mulai penetapan formasi. Jadi target kita lebih awal dari tahun lalu. Tahun lalu kan baru Oktober kuartal III, sekarang kuartal II masuk formasi sudah ditetapkan dan kuartal III baru kita sudah mulai eksekusi,” ujar dia saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (27/1/2023).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*