Waswas Kredit Macet, Cek Data 24 Pinjol yang Disorot OJK

Infografis: Jangan Coba-coba! Ini Risiko Besar Nekat Tak Bayar Pinjol

Beberapa waktu lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengancam sanksi pada sejumlah perusahaan yang disebut mendapatkan tingkat wanprestasi atau TWP mencapai 5%. Jumlahnya mencapai 25 perusahaan pinjaman online (pinjol) di Indonesia.

Melansir laman OJK, TWP90 adalah ukuran tingkat wanprestasi atau kelalaian penyelesaian kewajiban yang ada pada perjanjian Pendanaan di atas 90 hari sejak tanggal jatuh tempo.

OJK ingin seluruh perusahaan bisa menurunkan tingkat TWP platformnya. “OJK akan langsung memberikan surat pembinaan dan meminta action plan dari P2P untuk segera menurunkan level TWP-nya.” kata juru bicara OJK, Sarjito kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

Hal serupa juga disebutkan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun serta Anggota Dewan Komisioner OJK Ogi Prastomiyono. Menurutnya jika kondisi memburuk, maka pihaknya akan melakukan tindakan lebih lanjut.

“OJK memantau pelaksanaan action plan dengan ketat. Jika kondisi lebih buruk, OJK akan melakukan tindakan pengawasan lanjutan,” kata Ogi

24 pinjol dengan kredit macet tertinggi

CNBC Indonesia mengumpulkan data TWP90 tiap perusahaan pinjol yang terdaftar OJK. Dari 102, sekitar 24 perusahaan punya TWP sebesar 5% atau lebih.

Bahkan beberapa perusahaan mendapatkan TWP mencapai lebih dari 10%. Misalnya Dhanapala, 360 Kredi, serta Pintek dan Tanifund. Dua nama terakhir tercatat mendapatkan tingkat wanprestasi mencapai 66,27% dan 63,93%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*